Loka Karya Kurikulum Prodi Administrasi Publik UMS: Penguatan Kurikulum Berbasis OBE, Kurikulum Berdampak, dan Nilai Ke-Islaman

Surakarta, 21 April 2026 – Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Hukum dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Loka Karya Kurikulum. Kegiatan ini berlangsung di Ruang S2 Lt. 2 Gedung Edutorium UMS, menghadirkan narasumber dari lembaga akreditasi, asosiasi profesi, serta perguruan tinggi mitra, dan diikuti oleh berbagai stakeholder pengguna lulusan.

Loka karya ini bertujuan memperkuat kurikulum Prodi Administrasi Publik agar relevan dengan kebutuhan akademik, dunia kerja, kebutuhan masyarakat, serta perkembangan regulasi nasional. Perubahan paradigma administrasi publik yang semakin digital, berbasis data, dan partisipatif menuntut kurikulum yang adaptif sekaligus berlandaskan nilai-nilai Ke-Islaman. Melalui kegiatan ini, Prodi berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan dalam tata kelola publik modern.

Hadir sebagai narasumber:

  • Dr. Dian Purworini, S.Sos., M.M. (Asesor LAMSPAK)
  • Dr. Rina Herlina Haryanti, S.Sos., M.Si. (Indonesian Association for Public Administration/IAPA)
  • Retna Hanani, S.Sos., MPP. (Kaprodi Administrasi Publik, Universitas Diponegoro)
  • Dr. Laili Etika Rahmawati, SPd, M.Pd. (Kabid Pengembangan Kurikulum & Inovasi Pembelajaran LPPIP UMS)

“Pada sesi berikutnya, rangkaian loka karya kurikulum dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pengguna lulusan dan stakeholder yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta, Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta, PATTIRO (NGO), serta dosen dan mahasiswa Prodi Administrasi Publik UMS. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap masukan langsung dari pengguna lulusan dan stakeholder, sehingga kurikulum yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan birokrasi, dunia kerja, dan masyarakat sipil.

Output dari kegiatan ini berupa dokumen rekomendasi pengembangan kurikulum, masukan konkret dari pengguna lulusan dan stakeholder, serta penyempurnaan kurikulum berbasis OBE, Kurikulum Berdampak, dan nilai-nilai Ke-Islaman. Dengan demikian, kurikulum Prodi Administrasi Publik UMS diharapkan semakin adaptif terhadap tantangan birokrasi kontemporer dan mampu melahirkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kegiatan Loka Karya Kurikulum ini, Kaprodi Administrasi Publik UMS, Labib Muttaqin, S.H., M.H., menegaskan: “Loka karya ini menjadi momentum penting bagi Prodi Administrasi Publik UMS untuk memastikan kurikulum tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan birokrasi dan masyarakat. Dengan dukungan pengguna lulusan stakeholder, kami ingin melahirkan lulusan yang berintegritas, adaptif, dan siap menjadi agen perubahan dalam tata kelola publik modern.”

Scroll to Top